
Kalau saja takdir berkata lain, penyerang
legendaris Swedia Zlatan Ibrahimovic mungkin pernah menjajal ketatnya
persaingan di Liga Inggris. Kejadiannya bermula saat dia masih 16 tahun.
Ketika itu, Ibra - sapaan Ibrahimvic - mendapat kesempatan buat
mencoba berlatih di klub Arsenal. Namun dia menolak tawaran itu. Dia
memilih Ajax yang jelas-jelas menerima dia dengan tangan terbuka.
"Bisa
saja saya bergabung di Arsenal seperti semua orang tahu, tapi saya
tidak mau sekadar percobaan," kata Ibra seperti dilansir surat kabar Mirror bulan lalu. "Siapa akhirnya menyesal Arsene Wenger atau Zlatan?"
Ibra
sudah mencoba empat liga: Belanda, italia, Spanyol, dan kini Prancis.
Dia selalu tampil bersinar. Tengok saja rekam jejaknya.
Selama
memperkuat Ajax (2001-2004), Ibra mencetak 35 gol dari 74 kali tampil.
Dia menyumbang 23 gol selama 70 kali bermain buat Juventus (2004-2006).
Pindah ke Inter, dia mengoleksi 57 gol selama 88 kali penampilan
(2006-2009). Waktu memperkuat Barcelona dia membukukan 16 gol dari 29
kali pertandingan (2009-2010).
Balik lagi ke Italia, dia mencetak
42 gol dari 61 laga buat Milan (2010-2012). Kini dia bermain buat klub
raksasa Prancis, Paris Sanit Germain. Dia meraup 52 gol dari 54
pertandingan (2012-2014).
Karena itu, dia begitu percaya mampu
menaklukkan Liga Inggris jika memang bermain bagi klub di negara itu.
Dia mengakui persaingan di Liga Inggris sangat ketat. "Ada tiga atau
empat klub Inggris terbaik di Eropa, namun kalau saya bermain di sana
saya bakal menghancurkan mereka seperti sudah saya lakukan di liga
lain," ujar Ibra.
Kita lihat saja berani dan mampukah Ibra membuktikan sesumbarnya.
sumber: Merdeka.com -