PERTAMA, bagi sahabat saya yang waktu kemarin belum sempat membaca silahkan baca dan klik link di atas.
Kali ini saya akan menyambung cerita yang kemarin yang saya upload pada halaman yang
<<<<< Hari kedua >>>>>
Saya pergi kesekolah dengan rambut yang terurai panjang dan dengan kaos kaki setengah betis. Sinta sudah menungguku didepan kelas, aku tersenyum melihat Sints yang senyum padaku. Aku langsung meletakkan tasku kemeja, kami langsung duduk ditangga kecil yang ada didekat kelas kami, Saya melihat sekeliling dan ternyata ada pria yang melihat saya. saya tidak peduli dan saya sibuk dengan handpone, tiba-tiba pria itu dan teman-temannya berjalan mendekati kami. Pria itu menatapku dengan rasa ingin tahu “
masalah apalagi ini” gerutukku dalam hati. Akhirnya pria itu pergi meninggalkan aku dan Sinta.
“eh Sin, rasanya ada yang aneh ”
“apaan cul?”
“itu tuh , pria yang tinggi itu ngeliatin loe terus”
“yang mana sih?”
“aduhhh, yang paling tinggi dari antara yang lewat tadi”
“oohh , ngapain dia liatin saya?”
“gatau, gue juga gatau. Mungkin dia naksir, hahaha”
“apaan sih ? Ga mungkin kan ada cowok yang naksir sama gue?”
“apa sih yang ga mungkin?”
“I don’t care”
Bel berbunyi, kami langsung bergegas masuk kekelas.
Dari kaca jendela kelas, ku melihat pria itu menatapku dengan seksama lagi dan lagi.
Ku merasa aneh dan semakin takut
“sri, minta nomormu donggg” sahut Exam
“buat apa?”
“emmmmm, buat nanya PR hehe”
Akupun langsung ngasih nomor Hpku.
Langit ini sangat indah dimalam hari, ku memendang keatas langit dan ku menemukan banyak bintang. Gue sangat senang memandang bintang. Nada handponeku yang berwarna putih berbunyi, ku melihat ada sms dari nomor yang tidak ku kenal. Pesan sms itu bertuliskan “malam”. Gue paling males membalas sms yang nomornya sungguh tidak ku kenal.
Seketika gue ngantuk, gue langsung menuju kekamar dan tidur.
Alarm berbunyi, gue langsung bergegas kekamar mandi dan gue langsung serapan.
Jam sudah menunjukkan pukul 7.15, ku bergegas pergi kesekolah.
Sesampainya disekolah, lelaki misterius itu menatapku lagi.
Hari ini semua guru rapat, jadi seluruh siswa-siswi cepat pulang.
Aku langsung pulang layaknya seperti seorang wanita yang tidak punya kesibukan.
Sesampainya dirumah, ku melihat handponeku dan ternyata ada sms yang tersurat “siang Sin , balas smsku dong, aku Cuma pengen kenalan aja”
“siang juga, maaf ini siapa ya?”
“kenalin, nama gue Joshua. Gue anak X3”
“oohh, dapet nomor gue darimana?”
“dari exam, tapi plis jangan marahin dia karena udah ngasih nomor lo ya”
“oke, gue ga marah kok”
“lagi apa nih?”
“eummm, gue lagi dengerin lagu
To Love You More”, loe sendiri lagi apa?”
“gue lagi ngumpul bareng temen gue”
“ooohhh”
Seketika handponeku berbunyi lagi, ku melihat pesan singkat dari Maichal
“hei Sin, lagi apa nih?”
“gue lagi dengerin lagu, emang knapa?”
“oohh, gapapa kok, Cuma nanya aja”
“ohh”
Lagi dan lagi handphoneku berbunyi, tentu saja sms dari Joshua.
“hei Sin”
“hei juga”
“kok cuek amet sih?”
“gue memang gini, lagian ngapain sih terus-terusan ngesms gue? Ga capek ya?”
“chaa, gue ga akan capek ngesms lo”
“Loh? Knapa?
“itu semua karena gue sayang sama lo, gue cinta sama loe, gue pengen lo mau jadi cewe gue”
“yaelahh, semua cowok sama. Sama-sama nyakitin cewe, jadi gue ga akan pernah pacaran lagi sama cowok”
“emang siapa sih yang pernah nyakitin lo?”
“mantan, gue punya mantan. Dan gue trauma buat pacaran lagi”
“chaa, dengerin gue ya, gue itu beda sama cowok lain”
“
I don’t know and I don’t care”
“satu hal yang harus lo tau, gue ga akan pernah bosan buat ngesms lo”
“gue ga peduli”
“tapi lo harus peduli, sampai kapan lo terpuruk dalam luka yang sungguh sangat tidak berarti”
BERSAMBUNG,,,,!!!