- a. Ciri-ciriDesadanKarakteristikMasyarakatPedesaan
MenurutRahardjo (1999),
Desaataulingkunganpedesaanadalahsebuahkomunitas yang
selaludikaitkandengankebersahajaan (simplicity), keterbelakangan,
tradisionalisme, subsistensi, danketerisolasian. Beratha (1984),
berpendapatbahwamasyarakatdesadalamkehidupansehari-harinyamenggantungkanpadaalam.Alammerupakansegalanyabagipendudukdesa,
karenaalammemberikanapa yang dibutuhkanmanusiabagikehidupannya.
Merekamengolahalamdenganperalatan yang sederhanauntukdipetikhasilnyagunamemenuhikebutuhansehari-hari.Alamjugadigunakanuntuktempattinggal.
MenurutBintartodalamDaljoeni (2003),
adatigaunsur yang membentuksistem yang
bergeraksecaraberhubungandansalingterkaitdarisebuahdesa, yaitu :
- Daerah tanah yang produktif, lokasi, luasdanbatas yang
merupakanlingkungangeografis,
- Penduduk, jumlahpenduduk, pertambahanpenduduk,
persebaranpendudukdanmatapencaharianpenduduk,
- Tata Kehidupan,
polatatapergaulandanikatanpergaulanwargadesatermasukselukbelukkehidupanmasyarakatdesa.
Koentjaraningrat (2005),
berpendapatbahwamasyarakat di pedesaaanmerupakansebuahkomunitaskecil yang
memilikiciri-ciri yang khususdalampolatatakehidupan,
ikatanpergaulandanselukbelukmasyarakatpedesaan, yaitu ; 1)
parawarganyasalingmengenaldanbergaulsecaraintensif, 2) karenakecil,
makasetiapbagiandankelompokkhusus yang ada di
dalamnyatidakterlaluberbedaantarasatudanlainnya, 3)
parawarganyadapatmenghayatilapangankehidupanmerekadenganbaik.
Selainitumasyarakatpedesaanmemilikisifatsolidaritas yang tinggi, kebersamaandangotongroyong
yang munculdariprinsiptimbalbalik.Artinyasikaptolongmenolong yang
munculpadamasyarakatdesalebihdikarenakanhutangjasaataukebaikan.
MenurutAnshoriy (2008),
dalampenelitiannyatentangkearifanlingkungan di tanahjawa,
bahwakehidupansosiokulturalmasyarakat di pedusunan (pedesaan)
memilikiciri-cirisebagaiberikut:
- Menjunjungkebersamaandalambentukgotongroyong, gugurgunungdan
lain sebagainya,
- Sukakemitraandenganmenganggapsiapasajasebagaisaudaradanwajibdijamubilaberkunjungkerumah,
- Mementingkankesopanandalamwujudunggah-ungguh,
tatakrama, tatasusiladan lain sebagainya yang
berhubungandenganetikasopansantun.
- Memahamipergantianmusim (pranatamangsa) yang
berkaitandenganmasapanendanmasatanam,
- Memilikipertimbangandanperhitunganrelijius
(haribaikdanhariburuk) dalamsetiap agenda dankegiatannya,
- Memilikitoleransi yang
tinggidalammemaafkandanmemaklumisetiapkesalahan orang lain
terutamapemimpinatautokohmasyarakat,
- Mencintaisenidandekatdenganalam.
MenurutShahab (2007),
secaraumumciri-cirikehidupanmasyarakatpedesaandapatdiidentifikasisebagaiberikut
;
- Mempunyaisifathomogendalammatapencaharian,
nilai-nilaidalamkebudayaansertadalamsikapdantingkahlaku,
- Kehidupandesalebihmenekankananggotakeluargasebagai unit
ekonomi yang berartisemuaanggotakeluargaturutbersama-samamemenuhikebutuhanekonomikeluarga,
- Faktorgeografisangatberpengaruhataskehidupan yang ada.
Misalnya, keterikatananggotakeluargadengantanahataudesakelahirannya,
- Hubungansesamaanggotamasyarakatlebihintimdanawetdaripadakota.
MenurutdirjenBangdes
(pembangunandesa) dalamDaljoeni (2003), bahwaciri –
ciriwilayahdesaantaralain;
- Perbandinganlahandenganmanusiacukupbesar
(lahandesalebihluasdarijumlahpenduduknya, kepadatanrendah).
- Lapangankerja yang dominanadalahagraris (pertanian)
- Hubunganantarwargaamatakrab
- Tradisi lama masihberlaku.
Pedesaandanmasyarakatdesamerupakansebuahkomunitasunik
yang berbedadenganmasyarakat di
perkotaan.Sementarasegalakebijakandanperundangan-undanganadalahprodukparapemangkukebijakan
yang notabeneadalahmasyarakatperkotaan, makamasyarakatdesamemilikikekhasandalammengaturberbagaikearifan-kearifanlokal.
Secarasosial,
corakkehidupanmasyarakat di desadapatdikatakanmasihhomogendanpolainteraksinya
horizontal,
banyakdipengaruhiolehsistemkekeluargaan.Semuapasanganberinteraksidianggapsebagaianggotakeluargadanhal
yang sangatberperandalaminteraksidanhubungansosialnyaadalah motif-motif
sosial.Interaksisosialselalu di-usahakansupayakesatuansosial (social unity)
tidakterganggu,
konflikataupertentangansosialsedapatmungkindihindarkanjangansampaiterjadi.Prinsipkerukunaninilah
yang menjiwaihubungansosialpadamasyarakatpedesaan.Kekuatan yang
mempersatukanmasyarakatpedesaanitutimbulkarenaadanyakesamaaan-kesamaankemasyarakatansepertikesamaanadatkebiasaan,
kesamaantujuandankesamaanpengalaman( (Soetardjo, 2002).
Berbagaikarakteristikmasyarakatpedesaan
di atassepertipotensialam, homogenitas, sifatkekeluargaandan lain
sebagainyamenjadikanmasyarakatdesasebuahkomunitas yang khususdanunik.