BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Masalah kependudukan adalah masalah yang berhubungan
dengan dinamika kependudukan. Masalah tersebut
merupakan masalah umum yang dimiliki oleh setiap negara di dunia ini
tidak terkecuali Negara Indonesia. Secara umum, masalah kependudukan di
berbagai negara dapat dibedakan menjadi dua, yaitu dalam hal kuantitas/jumlah
penduduk dan kualitas penduduknya. Dalam makalah ini akan dibahas salah satu
masalah kependudukan yang dinilai dari kualitasnya, yaitu mengenai masalah
tingkat kesehatan penduduk yang masih rendah. Kualitas penduduk di suatu Negara
tercermin dari tingkat kesehatan penduduknya. Makin tinggi harapan hidup
disuatu Negara, menunjukan bahwa mutu kesehatan penduduk tersebut makin tinggi
pula. Tingkat kesehatan dijadikan sebagai indikator kualitas penduduk karena
kesehatan merupakan modal manusia yang paling utama, bila penduduk suatu Negara
banyak yang sakit maka pembangunan tidak akan berjalan dengan baik. Kesehatan merupakan salah
satu masalah yang paling serius di negara ini. Masih banyak masyarakat di
negara ini sulit untuk berobat di karenakan kekurangan biayanya. Kesehatan di
masyarakat seolah di abaikan oleh pemerintah.
Perubahan masalah kesehatan ditandai dengan
terjadinya berbagai macam transisi kesehatan berupa transisi demografi,
transisi epidemiologi, transisi gizi dan transisi perilaku. Transisi kesehatan
ini pada dasarnya telah menciptakan beban ganda (double burden) masalah
kesehatan. Ada pun beberapa
faktor yang menjadi penyebabnya, diantaranya karena pertumbuhan penduduk yang
pesat, namun tidak diimbangi oleh pertumbuhan ekonomi suatu Negara. Sehingga
menimbulkan masalah kemiskinan, dan Kemiskinan akan
berdampak pada kesehatan, karena Penduduk miskin cenderung memiliki pola hidup
kurang bersih dan tidak sehat. Serta ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan
pangan secara sehat dan bergizi berdampak pada rendahnya gizi masyarakat
terutama pada anak-anak.
Untuk itu dalam penulisan makalah ini akan memebahas faktor - faktor yang
menyebabkan masalah kesehatan serta penanggulangan masalah kesehatan pada
masyarakat.
1. Apakah
yang dimaksud dengan kesehatan penduduk ?
2. Sebutkan
dan jelaskan faktor penyebab terjadinya masalah kesehatan terhadap penduduk !
3. Bagaimana
penanggulangan terhadap masalah kesehatan penduduk ?
C.
HIPOTESA
1) Kesehatan
adalah salah satu masalah yang paling serius di negara ini. Masih banyak
masyarakat di negara ini sulit untuk berobat di karenakan kekurangan biayanya.
Kesehatan di masyarakat seolah di abaikan oleh pemerintah.
2) Faktor
penyebab tejadinya masalah kesehatan tidak hanya ditandai dengan keberadaan
penyakit, tetapi gangguan kesehatan yang ditandai dengan adanya perasaan
terganggu fisik, mental dan spiritual. Gangguan pada lingkungan juga merupakan
masalah kesehatan karena dapat memberikan gangguan kesehatan atau sakit. Di
negara kita mereka yang mempunyai penyakit diperkirakan 15% sedangkan yang
merasa sehat atau tidak sakit adalah selebihnya atau 85%. Selama ini nampak
bahwa perhatian yang lebih besar ditujukan kepada mereka yang sakit. Sedangkan
mereka yang berada di antara sehat dan sakit tidak banyak mendapat upaya
promosi. Untuk itu, dalam penyusunan prioritas anggaran, peletakan perhatian
dan biaya sebesar 85 % seharusnya diberikan kepada 85% masyarakat sehat yang
perlu mendapatkan upaya promosi kesehatan. Dengan adanya tantangan seperti
tersebut di atas maka diperlukan suatu perubahan paradigma dan konsep
pembangunan kesehatan.
3) Penanggulangan
terhadap masalah kesehatan tidak hanya datang dari upaya pemerintah sendiri
melainkan dari berbagai pihak terutama dari masyarakat orang yang bergerak di
bidang kesehatan, agar penduduk tidak hidup dalam kesakitan.
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
kesehatan
Kesehatan merupakan salah satu tingkat kesejahteraan
masyarakat dengan berbagai harapan untuk hidup.
B.
Faktor - faktor yang menyebabkan terjadinya masalah
kesehatan penduduk
1. Urbanisasi
penduduk
seperti sudah menjadi tradisi setiap tahun
masyarakat pedesaan berpindah ke kota besar untuk mengadu nasibnya. Banyak dari
mereka yang tidak memiliki keahlian khusus tetap nekat pergi ke kota besar ada
yang menjadi pembantu rumah tangga , pemulung, pekerja kasar, bahkan pengemis.
Akibatnya, diketahui atau tidak hal tersebut membawa dampak sosial dan dampak
kesehatan. Seperti munculnya pemukiman kumuh dimana-mana.
2. Tempat
pembuangan sampah
tempat pembuangan sampahnya masih belum di olah
lebih lanjut lagi. Di Indonesia masih menggunakan sistem dumping jadi di
butuhkan lahan yang luas untuk menampungnya. Akibatnya terjadi pencemaran di
mana-mana seperti di air,tanah, dan udara. Selain itu, akan menimbulkan
berbagai macam jenis penyakit yang timbul dari berkembangbiaknya virus dan
bakteri penyakit.
3. Penyakit
sarana air bersih
Kurangnya penyediaan air bersih bagi masyarakat di
Indonesia membuat mereka terpaksa menggunakan dari sumber lain dan belum tentu
itu higenis untuk di gunakkan. Jika terjadi musim kemarau, krisis air terjadi
di mana-mana dan menimbulkan berbagai macam penyakit.
4. Pencemaran
udara
Banyaknya kendaraan di negara ini membuat keadaan
udara semakin memburuk. Hal ini di sebabkan asap kendaraan yang keluar dari
kendaraan yang sebenarnya sudah tidak layak untuk di pakai. Selain itu,
pembakaran hutan yang terjadi di negara ini menjadi salah satu penyebab
pencemaran udara di negara ini. Hal tersebut berdampak ke kesehatan di
masyarakat. Banyak yang mengalami gangguan pernafasan.
5. Pembuangan
limbah industri dan rumah tangga
Banyak sekali industri-industri ini juga menjadi
salah satu penyebab masalah kesehatan di Indonesia. Banyak limbah-limbah
industri yang langsung di buang tanpa ada pengolahan terlebih dahulu. Limbah
dari rumah tangga menjadi penyebab masalah kesehatan ini banyak yang melakukan
kegiatan MCK di bantaran sungai. Akibat dari semua ini air-air banyak
tercemar dan penyakit yang ditimbulkan dari semua ini biasanya adalah diare.
6. Bencana
Alam / Pengungsiannya
Gempa bumi, tanah longsor, gunung
meletus, atau banjir yang sering terjadi di Indonesia mengakibatkan penduduk
mengungsi yang tentunya menambah banyak permasalahan kesehatan lingkungan yang
terjadi di pengungsiannya
7. Perencanaan Tata Kota dan Kebijakan Pemerintah
Perencanaan tata kota dan kebijakan
pemerintah yang dilakukan pemerintah sering kali menimbulkan banyak masalah
seperti masalah kesehatan seperti pemberian izin mendirikan bangunan yang tidak
di perhitungkan dulu kelayakannya mengakibatkan banjir, pencemaran
udara, air, dan tanah.
Adapun penyebab masalah kesehatan
yang dapat dilihat dari aspek ain yaitu :
Faktor Sosial Ekonomi
a) Tingkat pendidikan rendah
b) Tingkat penghasilan rendah
c) Kurangnya kesadaran dalam pemeliharaan kesehatan
Gaya hidup dan perilaku masyarakat
a) Kebiasaan yang merugikan kesehatan
b) Adat istiadat yang tidak menunjang
kesehatan
Lingkungan masyarakat
a) Kurangnya peran serta masyarakat dalam mengatasi
masalah kesehatannya
b) Kurangnya rasa tanggung jawab dalam bidang
kesehatan
Yang berkaitan dengan sistem pelayanan
kesehatan
a) Cakupan pelayanan kesehatan belum menyeluruh
(ibu hamil, bayi dan balita, imunisasi)
b) Sarana dan prasarana belum dapat menunjang pelayanan
kesehatan melalui puskesmas
c) Keterbatasan tenaga dan penyebaran tenaga
kesehatan yang belum merata
d) Upaya pelayanan kesehatan sebagian masih
berorientasi pada kuratif
Lingkungan keluarga
a) Ketahanan pangan keluarga yang kurang memadai
b) Pola pengasuhan anak kurang memadai
c) Daya tahan tubuh anak yang lemah
C.
Penanggulangan masalah kesehatan penduduk
1.
Peningkatan gizi
masyarakat
2.
Pelaksanaan imunisasi
3.
Penambahan fasilitas kesehatan
4.
Penyediaan pelayanan kesehatan gratis
5.
Pengadaan obat generik sehingga dapat terjangkau oleh
kalangan bawah.
6.
Penambahan jumlah tenaga medis
7.
Melakukan penyuluhan tentang arti pentingnya kebersihan
dan pola hidup sehat
Tentunya upaya penanggulangan
tersebut melibatkan seluruh pihak. Terutama pentingnya peran pemerintah sebagai
pengayom rakyat, dan seluruh kalangan masyarakat sebagai pendukung segala
program pemerintah, agar terwujud masyarakat yang sehat jiwa maupun raganya
BAB
III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Masalah
kesehatan tidak hanya ditandai dengan keberadaan penyakit, tetapi gangguan
kesehatan yang ditandai dengan adanya perasaan terganggu fisik, mental dan
spiritual. Gangguan pada lingkungan juga merupakan masalah kesehatan karena
dapat memberikan gangguan kesehatan atau sakit. Di negara kita mereka yang
mempunyai penyakit diperkirakan 15% sedangkan yang merasa sehat atau tidak
sakit adalah selebihnya atau 85%. Selama ini nampak bahwa perhatian yang lebih
besar ditujukan kepada mereka yang sakit. Kualitas penduduk di suatu Negara
tercermin dari tingkat kesehatan penduduknya. Makin tinggi harapan hidup
disuatu Negara, menunjukan bahwa mutu kesehatan penduduk tersebut makin tinggi
pula.karena Tingkat kesehatan dijadikan sebagai indikator kualitas penduduk karena
kesehatan merupakan modal manusia yang paling utama, bila penduduk suatu Negara
banyak yang sakit maka pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.
B. SARAN
pemerintah seharusnya lebih bijak
lagi dalam melakukan beberapa hal seperti pembatasan perpindahan penduduk dari
desa ke kota agar di kota-kota besar tidak semakin padat penduduknya.Tempat
pembuangan akhir harus melakukan pengolahan lebih lanjut agar sampah-sampah
tidak menumpuk. Air bersih harus selalu di jaga sumbernya seperti sungai-sungai
yang tercemar agar di bersihkan dan melakukan tindak pidana terhadap
orang-orang atau industri yang telah mencemarkan sungai.Selain itu tata kota
harus di tata ulang agar tidak terjadi bencana-bencana yang tidak di inginkan
dan tidak menimbulkan berbagai penyakit
DAFTAR PUSTAKA
2. Glogalisasi dan
modernisasi terhadap kesehatan masyarakat dipostkan digoogle
3. http://yhulyipoel.blogspot.com/2013/05/makalah-sosiologi-kependudukan.html